Kondisi Gawat Jelang Mbah Hasyim Wafat
Utusan Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Bung Tomo gagal menemui langsung Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) saat akan menyampaikan informasi jatuhnya Kota Malang, basis laskar Hizbullah-Sabilillah, ke tangan pasukan Belanda. Saat tiba di Jombang, Mbah Hasyim terbaring sakit. Sebelum utusan Jenderal Soedirman tiba, rupanya Mbah Hasyim sudah mengetahui kabar buruk itu dari Kiai Gufron, pemimpin Sabilillah Surabaya. Saat itu, Mbah Hasyim tengah mengajar. Begitu menerima informasi Kota Malang jatuh ke tangan Belanda, ia langsung memegang kepala sambil menyebut asma Allah. “Masya Allah, Masya Allah.” Mbah Hasyim jatuh pingsan. Diceritakan KH Saifuddin Zuhri dalam Guruku Orang-orang Pesantren, kabar buruk yang membebani pikiran Mbah Hasyim itu terjadi pada 21 Juli 1947. Dokter Angka pun didatangkan dari Jombang untuk memeriksa kesehatan Mbah Hasyim. Hasilnya, pendiri Nahdlatul Ulama itu mengalami pendarahan otak. Malang adalah satu di antara daerah di Pulau Jawa yang d...